Bintaro, 26 September 2026 — TK Islam Al Azhar 17 Bintaro kembali menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan melalui kegiatan Camp Day. Kegiatan ini dirancang sebagai pembelajaran di luar kelas yang memberikan kesempatan kepada murid untuk belajar melalui pengalaman langsung, bermain bersama, serta mengembangkan berbagai kemampuan sosial dan kemandirian.

Sebagai bagian dari proses pendidikan anak usia dini, kegiatan Camp Day tidak hanya menghadirkan suasana yang menyenangkan, tetapi juga mengintegrasikan pembelajaran dengan aktivitas sehari-hari. Mulai dari ikrar, senam, menyanyi bersama, permainan, kegiatan memasak, makan bersama, hingga bersantai di dalam tenda, seluruh rangkaian kegiatan memberikan pengalaman yang berbeda bagi murid.

Konsep tersebut menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang mendukung lingkungan sekolah nyaman, friendly, sekaligus mendorong terciptanya pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak.

Camp Day TK Islam Al Azhar 17 Bintaro diawali dengan kegiatan pembukaan dan pembekalan kepada murid
Camp Day TK Islam Al Azhar 17 Bintaro diawali dengan kegiatan pembukaan dan pembekalan kepada murid oleh Ibu Tuti Silawati, M.Pd. sebagai Kepala TK Islam Al Azhar 17 Bintaro

Camp Day Melatih Kemandirian dan Kebersamaan Murid

Rangkaian kegiatan Camp Day diawali dengan ikrar, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala TK Islam Al Azhar 17 Bintaro. Setelah itu, murid diajak mengikuti senam dan menyanyi bersama untuk membangun semangat sebelum memasuki rangkaian aktivitas berikutnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan berbagai permainan atau games yang melibatkan murid secara aktif. Melalui permainan tersebut, murid belajar berinteraksi dengan teman, mengikuti aturan, menunggu giliran, dan bekerja sama.

Kepala TK Islam Al Azhar 17 Bintaro, Ibu Tuti Silawati, M.Pd. menjelaskan bahwa Camp Day merupakan salah satu puncak topik pembelajaran Kelompok A yang memiliki tujuan untuk mengembangkan kemandirian dan kebersamaan.

“Kegiatan camping day ini adalah sebagai salah satu puncak topik Kelompok A, di mana bertujuan untuk melatih kemandirian anak-anak. Kemandirian, kemudian kebersamaan,” ungkap Kepala TK Islam Al Azhar 17 Bintaro.

Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam pendidikan anak usia dini. Murid tidak hanya mendapatkan pengetahuan dari kegiatan di dalam kelas, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk belajar melalui situasi yang mereka alami secara langsung.

Murid TK Islam Al Azhar 17 Bintaro menyiapkan makanan bersama dalam kegiatan Camp Day
Murid belajar berbagi tugas saat menyiapkan makanan dalam kegiatan Camp Day

Belajar Sabar, Berbagi, dan Bergantian

Salah satu nilai yang dikembangkan melalui Camp Day adalah kemampuan murid untuk bersabar, berbagi, dan bergantian. Ketika mengikuti kegiatan bersama teman-temannya, murid belajar bahwa setiap aktivitas membutuhkan kerja sama dan kemampuan untuk memahami orang lain.

Hal tersebut juga terlihat ketika murid menggunakan tenda sebagai tempat untuk bersantai. Kondisi ruang yang terbatas menjadi kesempatan bagi mereka untuk belajar berbagi tempat dan menahan diri.

“Karena di tenda yang sempit itu kan mereka harus berbagi, ya. Sabar menahan dirinya,” jelas Kepala TK Islam Al Azhar 17 Bintaro.

Dengan pengalaman tersebut, Camp Day menjadi bagian dari proses pembentukan karakter yang dilakukan melalui aktivitas sederhana dan dekat dengan kehidupan anak.

Baca Juga : Uji Hafalan Al-Qur’an! Begini Munaqosyah Tahfizh B4

Murid TK Islam Al Azhar 17 Bintaro belajar mengukus edamame saat kegiatan cooking Camp Day
Murid mengamati proses pengolahan edamame melalui kegiatan memasak. Aktivitas ini menjadi bagian dari pembelajaran sains sederhana yang dikemas secara menyenangkan.

Cooking Activity Jadi Sarana Belajar Sains

Salah satu kegiatan yang menarik dalam Camp Day adalah cooking activity. Murid diajak terlibat dalam proses menyiapkan berbagai bahan makanan, di antaranya jagung dan keju untuk membuat jasuke.

Selain menyiapkan bahan, murid juga mendapatkan pengalaman mengamati proses pengolahan makanan. Mereka belajar mengenai proses mengukus edamame dan menggoreng kentang dengan pendampingan guru.

Kegiatan memasak tersebut sekaligus menjadi sarana untuk mengenalkan konsep sains kepada murid. Perubahan bentuk dan tekstur bahan makanan dapat diamati secara langsung sehingga pembelajaran menjadi lebih konkret.

“Di situ mereka belajar sains ketika cooking. Mereka belajar sains memasak kentang, edamame yang tadinya mungkin keras menjadi lebih lembut, jagung yang tadi keras jadi lembut. Itu adalah proses sains,” tutur Kepala TK Islam Al Azhar 17 Bintaro.

Pembelajaran yang Dekat dengan Kehidupan Sehari-hari

Melalui kegiatan memasak, murid tidak hanya belajar membuat makanan. Mereka juga diperkenalkan pada proses sebab-akibat yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Pendekatan seperti ini membuat kegiatan belajar menjadi lebih menarik karena murid dapat melihat, menyentuh, dan mengalami sendiri proses yang sedang dipelajari. Hal tersebut menjadi salah satu bentuk pembelajaran anak usia dini yang dapat menggabungkan unsur bermain dan belajar.

Setelah seluruh proses memasak selesai, murid kemudian menikmati makanan bersama. Momen makan bersama menjadi kesempatan untuk membangun kebersamaan sekaligus menikmati hasil dari aktivitas yang telah mereka lakukan.

Murid TK Islam Al Azhar 17 Bintaro makan bersama setelah kegiatan Camp Day
Setelah mengikuti berbagai aktivitas, murid menikmati makanan bersama di area tenda dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan

Camp Day Menghadirkan Pembelajaran Mindful, Meaningful, dan Joyful

Kepala TK Islam Al Azhar 17 Bintaro juga menjelaskan bahwa kegiatan Camp Day berupaya menghadirkan tiga unsur pembelajaran, yaitu mindful, meaningful, dan joyful.

Mindful terlihat ketika murid fokus mengikuti rangkaian kegiatan. Sementara meaningful tercermin dari pengalaman yang memiliki makna dan dapat memberikan pembelajaran bagi murid. Adapun joyful hadir melalui suasana kegiatan yang menyenangkan sehingga murid dapat menikmati proses belajar.

“Di sini lengkap tiga, yaitu mindful, mereka semuanya fokus dalam kegiatan ini, meaningful, penuh dengan makna, makna dari kegiatan, dan joyful, mereka itu bergembira di sini,” ungkap Kepala TK Islam Al Azhar 17 Bintaro.

Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa pembelajaran tidak harus selalu dilakukan dengan duduk dan mendengarkan di dalam kelas. Anak juga dapat belajar melalui permainan, aktivitas fisik, memasak, interaksi sosial, dan pengalaman berada di lingkungan yang berbeda.

Menumbuhkan Cinta kepada Ciptaan Allah

Selain aspek kemandirian dan sosial, Camp Day juga membawa nilai keislaman. Murid diajak untuk menikmati pengalaman belajar di alam sekaligus mengenal lingkungan di sekitar mereka.

Kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk menumbuhkan rasa cinta kepada ciptaan Allah dan rasa syukur atas pengalaman yang diberikan.

“Mereka belajar bermain bersama dengan teman-teman, berbagi, dan tentunya melatih bagaimana lebih cinta kepada ciptaan Allah,” jelas Kepala TK Islam Al Azhar 17 Bintaro.

Setelah menjalani berbagai aktivitas, murid mendapatkan waktu untuk bersantai di dalam tenda. Suasana tersebut menjadi penutup rangkaian kegiatan yang memberikan pengalaman baru sekaligus menyenangkan bagi mereka.

Sekolah Unggulan yang Mengembangkan Karakter Murid

Rangkaian Camp Day di TK Islam Al Azhar 17 Bintaro menunjukkan bagaimana pendidikan dapat dikemas melalui pengalaman yang dekat dengan dunia anak. Kegiatan sederhana seperti bermain, memasak, makan bersama, dan bersantai dapat menjadi media untuk mengembangkan kemandirian, kesabaran, kerja sama, dan rasa syukur.

Dengan lingkungan belajar yang friendly dan mendukung eksplorasi anak, kegiatan semacam ini turut memperkuat pengalaman pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter.

Hal tersebut menjadi salah satu gambaran bagaimana sebuah Sekolah Unggulan dan Sekolah Berkualitas dapat menghadirkan proses pembelajaran yang menyenangkan, bermakna, serta sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak usia dini.

Temukan Pengalaman Belajar Menyenangkan di TK Islam Al Azhar 17 Bintaro

Bagi orang tua yang sedang mencari Sekolah TK terbaik di Bintaro, Tangeran Selatan, TK Islam Al Azhar 17 Bintaro dapat menjadi salah satu pilihan untuk dipertimbangkan. Berbagai kegiatan pembelajaran dirancang agar murid dapat berkembang melalui pengalaman akademik, sosial, emosional, fisik, dan nilai-nilai keislaman.

Ingin mengetahui lebih banyak tentang program dan kegiatan TK Islam Al Azhar 17 Bintaro? Kunjungi kanal informasi resmi sekolah dan dapatkan informasi terbaru mengenai program pendidikan, kegiatan murid, serta penerimaan murid baru.

Postingan Terkait